Selasa, 19 April 2011

Ketika MaLam Menemani....



TAk henti-hentinya Langit yang semakin hitam pun menjatuhkan butir-butir nikmat ditengah kegundahan hati ini... aku dan dia pernah berbincang tentang kesukaan kita dan ini adalah salah satu kesukaan kita yang sama. Namun, aku dan dia tak dapat menikmatinya bersama-sama. Kita terpisah oLeh seBuah batas yang tegas. Aku selaLu berpikir ketika dia disana dinaungi kegelapan maLam yang sangat romantis ini, sebuah cerita terukir...dan disini aku sendiri sepi, menikmati maLam yang romantis dengan rintiknya yang mendayu-dayu. 

Semakin maLam, pikiran ku semakin menjeLajah memasuki dunia mereka yang seharusnya tak pernah kusentuh sedikit pun. Aku pun tak ingin menyentuhnya, hanya takdiR Tuhan yang menggariskan sedemikian rupa. Tuhan pula Lah yang memberikan rasa yang suci ini kepada ku dengan waktu yang tidak sempurna. SeKali Lagi ku katakan ini mungkin, mungkin cobaan dari TUhan. Mengetes seberapa kuat kah aku menghadapinya..."Apa mungkin Seperti itu ?" Hmmm...(hanya bergumam daLam Lamunan.

Tuhan Tolong Aku.... ingin seKali ku sampaikan semua ini pada dia, agar aku merasa sedikit tenang. Tunjukkan lah waktu yang sesuai agar semua itu tidak tercabik-cabik oleh sebuah kaLimat yang menurut ku "sangat speciaL". Aku tak ingin, kala aku menyampaikan tentang hati, dunia ini Langsung terBaLik. Biarkan semua ini tetap seperti semuLa, sama seperti ketika aku beLum mengutarakan tentang hati ini. "Itu harapan yang mungkin terLaLu berlebihan"

Apa saLah...? Mungkin perasaan ini memang saLah, dan sikap ku juga saLah, terlebih aku jahat y..? Aku tak tau bagaimana...? Ini Lah kejujuran hati ku dan ku Mohon Engkau menoLong ku. Jika Engkau menghapus perasaan ini seketika pun aku IKhLas......dan sebisa mungkin aku akan tetap tersenyum meski pedih. Kesempurnaan itu belum menjadi miLik ku, dan sayang itu hanya cukup dihati. 

Terima kasih untuk Tuhan, yang telah memberi rasa sayang ini pada ku...meski tidak diwaktu yang tepat.
Terima kasih untuk seseorang yang membagi perhatiannya pada ku, maaf jika aku salah mengartikan kebaikan mu...mungkin suasana Lah yang membawanya. Thanks So much.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar